Pages

Labels

Showing posts with label Technology and information. Show all posts
Showing posts with label Technology and information. Show all posts

2013/01/06

PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN


Saat ini komputer bukan lagi merupakan barang mewah, alat ini sudah digunakan di berbagai bidang pekerjaan seperti halnya pada bidang pendidikan. Pada awalnya komputer dimanfaatkan di sekolah sebagai penunjang kelancaran pekerjaan bidang
administrasi dengan memanfaatkan software Microsoft word, excel dan access.
Dengan masuknya materi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam kurikulum baru, maka peranan komputer sebagai salah satu komponen utama dalam TIK mempunyai posisi yang sangat penting sebagai salah satu media pembelajaran. Kutipan dari Kurikulum untuk Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi
·  Visi mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi yaitu agar siswa dapat dan terbiasa menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal untuk mendapatkan dan memproses informasi dalam kegiatan belajar, bekerja, dan aktifitas lainnya sehingga siswa mampu berkreasi, mengembangkan sikap imaginatif, mengembangkan kemampuan eksplorasi mandiri, dan mudah beradaptasi dengan perkembangan baru di lingkungannya · Melalui mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi diharapkan siswa dapat terlibat pada perubahan pesat dalam kehidupan yang mengalami penambahan dan perubahan dalam penggunaan beragam produk teknologi informasi dan komunikasi.
Siswa menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mencari, mengeksplorasi, menganalisis, dan saling tukar informasi secara efisien dan efektif. Dengan menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi, siswa akan dengan
cepat mendapatkan ide dan pengalaman dari berbagai kalangan. Penambahan kemampuan siswa karena penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi akan mengembangkan sikap inisiatif dan kemampuan belajar mandiri, sehingga siswa
dapat memutuskan dan mempertimbangkan sendiri kapan dan dimana penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal, termasuk apa implikasinya saat ini dan dimasa yang akan datang.
· Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi, meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Teknologi Komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Karena itu, Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar media.
· Secara khusus, tujuan mempelajari Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah:
1. Menyadarkan siswa akan potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berubah sehingga siswa dapat termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai dasar untuk belajar sepanjang hayat.
2. Memotivasi kemampuan siswa untuk bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi, sehingga siswa bisa melaksanakan dan menjalani aktifitas kehidupan seharihari secara mandiri dan lebih percaya diri.
3. Mengembangkan kompetensi siswa dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berbagai aktifitas dalam kehidupan seharihari.
4. Mengembangkan kemampuan belajar berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, sehingga proses pembelajaran dapat lebih optimal, menarik, dan mendorong siswa terampil dalam berkomunikasi, terampil mengorganisasi informasi, dan terbiasa bekerjasama.
5. Mengembangkan kemampuan belajar mandiri, berinisiatif, inovatif, kreatif, dan bertanggungjawab dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk pembelajaran, bekerja, dan pemecahan masalah seharihari.
Dengan melihat isi dari kurikulum tersebut, kita harus mengintegrasikan TIK dalam proses belajar mengajar di madrasah bukan hanya untuk mata pelajaran teknologi dan informasi saja. Melihat kondisi TIK pada saat ini dan perkembangannya di masa datang, kita harus mempersiapkan diri dan melakukan perencanaan yang matang dalam mengimplementasikan TIK di madrasah. Jika kita tidak memulainya sekarang maka madrasah sebagai salah satu institusi pendidikan selain sekolah yang berada dibawah Depdiknas akan tertinggal oleh sekolah lain. Jika ini terjadi, usaha kita akan semakin berat untuk mensejajarkan madrasah dengan sekolah lain. Di satu sisi, kita sedang berusaha mengejar ketertinggalan dalam mata pelajaran khususnya MIPA dan BahasaInggris, di sisi lain TIK akan membuat kita tertinggal semakin jauh. Mengamati Program Pengembagan TIK yang dilakukan Depdiknas Untuk mengejar ketertinggalan pemanfaatan TIK di sekolah dari negara lain, saat iniDepdiknas mempunyai program pengembangan TIK secara besarbesaran.
Ada tiga posisi penting di Depdiknas dalam program pengembangan TIK, yaitu:
1.    Bidang kejuruan, TIK menjadi salah satu jurusan di SMK. Pengembangan TIK secara teknis baik hardware dan software masuk dalam kurikum pendidikan. Dibentuknya ICT center di seluruh Indonesia. Untuk menghubungkan sekolahsekolah di sekitar ICT center dibangun WAN (Wireless Area Network) Kota.
2.    Pustekkom, sebagai salah satu ujung tombak dalam pengembangan TV pendidikan interaktif, Elearning dan ESMA. Program ini bertujuan untuk mempersempit jurang perbedaan kualitas pendidikan antara kota besar dengan daerah.
3.    Jardiknas (Jejaring Pendidikan Nasional), bertujuan untuk mengintegrasikan kedua program di atas agar terbentuk sebuah jaringan yang menghubungkan semua sekolah di Indonesia. Sehingga diperkirakan di masa depan semua sekolah di Indonesia akan terkoneksi dengan internet. Melihat program yang diadakan oleh Depdiknas kita bisa memanfaatkan fasilitas tersebut karena bersifat terbuka.
Pengembangan TIK di Madrasah secara Mandiri
Kita belum terlambat untuk mempersiapkan diri dalam penguasaan TIK sebagai media pembelajaran di madrasah. Mulai saat ini pihak madrasah dan Majlis Madrasah harus membuat sebuah program pengembangan TIK secara menyeluruh. Ada beberapa poin untuk membuat suatu perencanaan pengembangan TIK, diantaranya:
1.  Mempersatukan visi dan misi pengembangan TIK yang ingin dicapai antara Kepala sekolah, guru dan majlis madrasah.
2.  Pembentukan Komite Teknologi (Organisasi Labkom) yang mandiri
3. Mengidentifikasi infrastruktur lembaga, baik hardware, software maupun sistem dan jaringan yang sudah dimiliki
4.  Penentuan hardware dan software yang akan digunakan atau dikembangkan.
5. Mengidentifikasi SDM yang dimiliki
6.  Menentukan bentuk pelatihan penguasaan TIK baik untuk guru dan staf lainnya.
7.  Adanya Time schedule yang jelas untuk pencapaian program
8.  Penentuan Investasi yang diperlukan secara berkala tiap tahun
9.  Mengidentifikasi perkembangan software dan kurikulum baru
10.  Mengadakan revisi perencanaan disesuaikan dengan perkembangan yang terjadi.
Dengan perencanaan yang matang, kita bisa mengembangkan TIK secara bertahap di madrasah agar tidak tertinggal dari sekolah lain. Program yang dibuat haru dilaksanakan secara berkelanjutan meskipun terjadi pergantian kepala dan majilis madrasah. Pemanfaatan TIK Sebagai Media Pembelajaran TIK bukan merupakan teknologi yang berdiri sendiri, tetapi merupakan kombinasi dari hardware dan software.Ada hal penting yang harus diperhatikan dalam memanfaatkan TIK sebagai media pembelajaran yaitu hardware dan software yang tersedia dan jenis metode pembelajaran yang akan digunakan. Beberapa pemanfaatan TIK dalam pembelajaran diantaranya:
1. Presentasi
Presentasi merupakan cara yang sudah lama digunakan, dengan menggunakan OHP atau chart. Peralatan yang digunakan sekarang biasanya menggunakan sebuah komputer/laptop dan LCD proyektor. Ada beberapa keuntungan jika kita memanfaatkan TIK diantaranya kita bisa menampilkan animasi dan film, sehingga tampilannya menjadi lebih menarik dan memudahkan siswa untuk menangkap materi yang kita sampaikan. Software yang paling banyak digunakan
untuk presentasi adalah Microsoft Powerpoint. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan bahan presentasi,
diantaranya:
a. Jangan terlalu banyak tulisan yang harus ditampilkan.
b. Tulisan jangan terlalu kecil karena harus dilihat oleh banyak siswa.
c. Perbanyak memasukkan gambar dan animasi
d. Usahakan bentuk presentasi yang interaktif.
2. Demonstrasi
Demontrasi biasanya digunakan untuk menampilkan suatu kegiatan di depan kelas, misalnya eksperimen. Kita bisa membuat suatu film caracara melakukan suatu kegiatan misalnya cara melakukan pengukuran dengan mikrometer yang benar atau mengambil sebagian kegiatan yang penting. Sehingga dengan cara ini siswa bisa kita arahkan untuk melakukan kegiatan yang benar atau mengambil kesimpulan dari kegiatan tersebut.
Cara lain adalah memanfaatkan media internet, kita bisa menampilkan animasi yang berhubungan dengan materi yang kita ajarkan (meskipun tidak semuanya tersedia). Sebagai contoh untuk menampilkan arah vektor dari perkalian silang kita bisa mengakses internet dengan alamat
http://www.upscale.utoronto.ca/GeneralInterest/Harrison/Flash/ClassMechanics/
RightHandRule/RightHandRule.html
3. Virtual Experiment
Maksud dari virtual eksperimen disini adalah suatu kegiatan laboratorium yang dipindahkan di depan komputer. Anak bisa melakukan beberapa eksperimen dengan memanfaatkan software virtual eksperimen misalnya Crocodile Clips. Software ini bisa didownload di http://www.crocodileclips. com/s3_1.jsp , tetapi kita harus register dulu untuk mendapatkan active code yang berlaku untuk satu bulan.
Metode ini bisa digunakan jika kita tidak mempunyai laboratorium IPA yang lengkap atau digunakan sebelum melakukan eksperimen yang sesungguhnya.
4. Kelas virtual
Maksud kelas virtual di sini adalah siswa belajar mandiri yang berbasiskan web, misalnya menggunakan moodle. Saya berikan contoh bentuk kelas maya yang sedang kami kembangkan di MAN 2 Ciamis.Pada kelas maya ini siswa akan mendapatkan materi, tugas dan test secara online. Kita sebagai guru memperoleh kemudahan dalam memeriksa tugas dan menilai hasil ujian siswa. Terutama hasil ujian siswa akan dinilai secara otomatis.
Sebenarnya banyak bentuk pemanfaatan TIK lainnya yang dapat digunakan untuk membantu siswa dalam proses belajar mengajar. Tetapi semua itu tergantung kepada kita bagaimana cara memanfaatkannya.

Sumber :  makalahkumakalahmu.wordpress.com
readmore »»  

Amazing Tech facts

Amazing Tech-facts

THE INTERNET

 
Google got its name from the mathematical figure googol, which denotes the number 'one followed by a hundred zeros'.

Yahoo! derived its name from the word Yahoo coined by Jonathan Swift in Gulliver's Travels. A Yahoo is a person who is repulsive in appearance and action and is barely human!

Researchers consider that the first search engine was Archie, created in 1990 by Alan Emtage, a student at McGill University in Montreal, Canada.

Marc Andreessen founded Netscape. In 1993, he had already developed Mosaic, the first Web browser with a GUI.

It was once considered a letter in the English language. The Chinese call it a little mouse, Danes and Swedes call it 'elephant's trunk', Germans a spider monkey, and Italians a snail. Israelis pronounce it 'strudels' and the Czechs say 'rollmops's...What is it? The @ sign.

In the Deep Web, the part of the Web not currently catalogued by search engines, public information said to be 500 times larger than on the WWW.

The first search engine for Gopher files was called Veronica, created by the University of Nevada System Computing Services group

Tim Berners-Lee predicted in 2002 that the Semantic Web would "foster global collaborations among people with diverse cultural perspectives", but the project never seems to have really taken off.

In February 2004, Sweden led the world in Internet penetration, with 76.9 percent of people connected to the Internet. The world average is 11.1 per cent.

The top visited websites in February2004, including affiliated sites, were Yahoo!, MSN, the Warner Network, EBay, Google, Lycos and About.com.
The search engine "Lycos" is named for Lycosidae, the Latin name for the wolf spider family.
The US International Broadcasting Bureau created a proxy service to allow Chinese, Iraians and other 'oppressed' people to circumvent their national firewalls, relaying forbidden pages behind silicon curtains.

Lurking is to read through mailing lists or news groups and get a feel of the topic before posting one's own messages.

SRS stands for Shared Registry Server. The central system for all accredited registrars to access, register and control domain names.

WAIS stands for 'Wide Area Information Servers' - a commercial software package that allow the indexing of huge quantities of information, the makes those indices searchable across the Internet.

An anonymiser is a privacy service that allows a user to visit Web sites without allowing anyone to gather information about which sites they visit.

Archie is an information system offering an electronic directory service for locating information residing on anonymous FTP sites.

On the Internet, a 'bastion host' is the only host computer that a company allows to be addressed directly from the public network.

'Carnivore' is the Internet surveillance system developed by the US Federal Bureau of Investigation (FBI), who developed it to monitor the electronic transmissions of criminal suspects.

Did you know that the original URL of Yahoo! was http://akebono.stanford.edu/ ?

Developed at the University of Nevada, Veronica is a constantly updated database of teh names of almost every menu item on thousands of gopher servers.

The Electrohippies Collective is an international group of 'hacktivists' based in Oxfordshire, England.

UIML (User Interface Markup Language) is a descriptive language that lets you create a Web page that can be sent to any kind of interface device.

In Internet terminology, a demo is a non-interactive multimedia presentation, the computer world's equivalent of a music video.

Did you know that the name of the famous search engine AltaVista came into existence when someone accidentally read and suggested the word 'Vista' on an unclean whiteboard as 'Alta Vista'?

Boeing was the first airline to discover the Y2K problem, way back in 1993.

Did you know that Domain registration was free until an announcement by the NAtional Science Foundation on 14th September, 1995, changed it?

The Internet was initially called the 'Galactic network' in memos written by MIT's J C R Licklider in 1962.

Shokyu Ishiko, a doctorate in agriculture and chief priest of Daioh Temple in Kyoto has created an online virtual temple which will perform memorial services for lost information.

A 55 kg laddu was made for Lord Venkateswara at Trumala as a Y2K prayer offering.

The morning after Internet Explorer 4 was released, certain mischievous Microsoft workers left a 10 by 12 foot letter 'e' and a balloon with the message, "We love you", on Netscape front lawn.

If you were a resident of Tongo, a monarchy in the southwest Pacific, you could own domains as cool as 'mail.to' and 'head.to'.

The American Registry for Internet Numbers (ARIN) began the administration of Internet IP address in North and South America in MArch 1998.

The testbed for the Internet's new addressing system, IPv6, is called the 6bone.

The first Internet worm was created by Robert T.Morris, Jr, and attacked more than 6000 Internet hosts.

According to The Economist magazine, the first truly electronic bank on the Internet, called First Virtual Holdings, was opened by Lee Stein in 1994.

The French Culture Ministry has banned the word 'e-mail' in all government ministries, documents, publications and Web sites, because 'e-mail' is an English word. They prefer to use the term 'courriel'.

The German police sell used patrol cars over the Internet, because earlier auctions fetched low prices and only a few people ever showed up.

Rob Glasser's company, Progressive Networks, launched the RealAudio system on April 10, 1995.

'Broswer safe colours' refer to the 216 colours that are rendered the same way in both the PC and Mac operating systems.

Though the world Wide Web was born in 1989 at CERN in Switzerland, CERN is mainly involved in research for particle physics.

The first computer company to register for a domain name was Digital Equipment Corporation.

The 'Dilbert Zone' Web site was the first syndicated comic strip site available on the Internet.

Butler Jeeves of the Internet site AskJeeves.com made its debut as a large helium balloon in the Macy's Thanksgiving Day parade in 2000.

Sun Microsystems sponsors NetDay, an effort to wire American public schools to the Internet, with help from the US government.

In Beijing, the Internet community has coined the word 'Chortal' as a shortened version of 'Chinese portal'.

Telnet is one of the oldest forms of Internet connections. Today, it is used primarily to access online databases.

Domain names can be really sell at high prices! The most expensive domain name was 'business.com', which was bought by eCompanies for $7.5 million in 1999.

The first ever ISP was CompuServe. It still exists, under AOL Time Warner.

On an average, each person receives 26.4 e-mails a day.

Ray Tomlinson, a scientist from Cambrige, introduced electronic mail in 1972. He used the @ to distinguish between the sender's name and network name in the e-mail address.

Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) was designed in 1973.

The Apple iTunes music store was introduced in the spring of 2003. It allows people to download songs for an affordable 99 cents each.

Satyam Online become the first private ISP in December 1998 to offer Internet connections in India.

The number of UK Internet users increase by an estimated 75 percent each year.

The Internet is the third-most used advertising medium in the world, closely catching up with traditional local newspapers and Yellow Pages.

It took 13 years for television to reach 50 million users- it took the Internet less than 4 years.

As of now, there are over 260 million people with Internet access worldwide.

1 out of 6 people used the Internet in North America and Europe, as per a 1999 survey.
The average computer user blinks 7 times a minute.

In 1946, the Merriam Webster Dictionary defined computer as 'a person who tabulates numbers; accountant; actuary; bookkeeper.'

An estimated 2.5 billion hours were wasted online last year as people waited for pages to download, according to a study sponsored by Nortel Networks.

AOL says spam is the number one complaint of its customers, and that it has to block over one billion unsolicited e-mails every day.

In 2002, the average Internet user received 3.7 spam messages per day. The total rose to 6.2 spam messages per day in 2002. By 2007, it is expected to reach 830 messages per day.

A terminology industry research firm called Basex says that unsolicited e-mail cost $ 20 billion in lost time and expenses worldwide in 2000.

In 2003 an Atlanta- base ISP called Earthlink won a lawsuit worth $16.4 million (US) against a spammer in Buffalo NY, and a $25 million (US) lawsuit against a spammer in Tennessee.

source :  http://tech-facts.blogspot.com/
readmore »»  

2012/12/31

Tertangkap Foto Bukan Hanya Manusia Saja … Galaxy Ternyata Juga Suka Memangsa Temannya Sendiri



Pakar astronomi kini memperkirakan bahwa Centaurus A terbentuk karena penggabungan dua galaksi berbeda — dan foto terbaru ini mendukung teori tersebut. Jejak debu dalam foto yang baru dirilis ini diperkirakan adalah sisa-sisa galaksi spiral yang terkoyak-koyak oleh galaksi eliptis raksasa.
Fenomena ini akan terus terlihat di langit kita dan butuh ratusan juta tahun lagi sebelum ‘perebutan galaksi’ ini benar-benar menghilang.
Centaurus A terletak sekitar 12 juta tahun cahaya dari Bumi. Ia memiliki pusat lubang hitam dengan massa 100 juta kali lebih besar dari Matahari. Ahli astronomi percaya bahwa lubang hitam inilah yang memproduksi frekuensi radio luar biasa besarnya, sekaligus menghasilkan nukleus yang bercahaya dan fitur-fitur jet.
Teleskop Observatorium Eropa Selatan di Chile menangkap gambar galaksi ini selama 50 jam. Citra-citra yang mereka dapatkan menampilkan detail mengagumkan dari sistem yang sudah dipelajari secara mendalam tersebut.
“Centaurus A ini menarik karena ia adalah galaksi radio terdekat dengan kita, sehingga lebih mudah untuk dipelajari,” kata juru bicara Observatorium Eropa Selatan Richard Hook kepada Yahoo! News. “Ada semacam jejak debu di sekitar pusatnya, yang sebenarnya merupakan satu galaksi tersedot oleh galaksi lain.”
“Citra ini sebenarnya punya pencahayaan yang sangat panjang, artinya menunjukkan struktur yang cukup halus. Ini adalah foto terbaik dari sistem Centaurus A yang pernah kami ambil,” dia menambahkan.
Centaurus A mendapat nama tersebut karena ia adalah sumber gelombang radio pertama yang ditemukan di konstelasi Centaurus pada 1950an. Centaurus pertama ditemukan oleh astronom Inggris James Dunlop di observatorium Parramatta di Australia, pada 4 Agustus 1826.
Sumber : http://teknologitinggi.wordpress.com
readmore »»  

Permasalahan Seputar Teknologi Informasi di Indonesia

 
Teknologi Informasi di Indonesia boleh dibilang bukan barang baru, seiring pesatnya kemajuan teknologi telekomunikasi, komputer, dan konvergensinya (teknologi internet) di seluruh dunia mau tidak mau telah mempengaruhi kita semua. Pemasyarakatan teknologi informasi di Indonesia pun terus berjalan, jika dulu hanya perguruan tinggi tertentu yang memiliki jurusan informatika, kini hampir semua menawarkan, belum lagi perguruan tinggi yang khusus menawarkan program studi komputer dan informatika. Belum lagi jika kursus-kursus komputer yang menjamur di penjuru tanah air dihitung, bisa dikatakan sebagian besar masyarakat kita sudah mengetahui dan memanfaatkan teknologi informasi ini. Pemerintah kita bahkan sudah mengantisipasi sejak jauh hari, terbukti saat kita meluncurkan satelit Palapa A1 tahun 1976, kita menjadi negara keempat di dunia yang memiliki satelit, setelah Uni Soviet (Rusia), Kanada, dan Amerika Serikat.
Namun ternyata, semua itu belum cukup mengantarkan kita ke era informasi dan kondisi kita sekarang justru semakin memprihatinkan, terlihat dari indikator-indikator di bawah ini :
  1. Tingkat pemilikan telepon (fixed line) di Indonesia hanya 3,5%, jauh bila dibandingkan negara-negara lain yang rata-rata sudah di atas 10%. Hal ini diperparah dengan tarif telepon (telekomunikasi) yang semakin meningkat, di sisi lain pendapatan perkapita kita menurun setelah dihantam krisis.
  2. Angka pembajakan software di Indonesia yang mencapai 88%, tertinggi ketiga di dunia setelah Vietnam dan RRC
  3. Kejahatan dunia maya (cybercrime) yang semakin gawat, meliputi kegiatan cracking, carding, dan lainnya. Indonesia adalah negara dengan tingkat kejahatan carding tertinggi kedua setalah Ukraina. Sementara, perundang-undangan mengenai ini belum ada.
  4. Penetrasi internet di Indonesia masih sangat rendah (sekitar 1-2%), apalagi dengan semakin melambungnya tarif jasa telekomunikasi yang masih dimonopoli
Masalah pembajakan, pernah diulas dalam tulisan mengenai HaKI, namun tidak ada salahnya diulas lagi. Pembajakan sudah terjadi sejak awal diperkenalkannya teknologi komputer pribadi (PC) di Indonesia. Adaptasi PC di Indonesia yang 'terpaksa' menggunakan model PC rakitan (dulu disebut jangkrik), yang lebih murah, dan tentunya perangkat lunak yang digunakan pun yang bajakan, karena lebih murah (nyaris gratis), dan tinggal dikopi saja. Praktik ini menjadi umum karena kurangnya kesadaran para praktisi yang lebih tahu waktu itu (penulis pun baru menyadari kalau software itu harus dibeli setalah membaca majalah komputer luar negeri), kurang peduli terhadap HaKI (hak cipta) karena belum ada peraturannya, belum adanya teknologi alternatif yang memadai (Macintosh dan Unix jauh lebih mahal daripada DOS/Windows), dan terakhir mahalnya harga software asli karena kurang agresifnya vendor yang underestimate terhadap pasar Indonesia sehingga berkesan membiarkan pembajakan untuk promosi (?).
Kalau sekarang sudah ada alternatif yang memadai (linux/open source), semakin banyaknya kaum terdidik yang melek teknologi, sudah ada peraturan perundangannya, serta vendor mulai 'bangun' tidur, toh pembajakan masih merajalela, apakah sebabnya? Faktor penyebabnya adalah kebiasaan yang membuat semua orang membajak karena sudah terbiasa, semua orang melakukannya, dan lingkaran antara vendor hardware, dunia pendidikan, dan industri yang mengesankan bahwa teknologi tertentu saja yuang dibutuhkan dan harus dikembangkan. Untuk mengatasi pembajakan, harus ada kerja sama yang baik antara vendor hardware (jangan mau memasang software bajakan di produknya), dunia pendidikan (ditekankan bahwa membajak itu haram hukumnya), dan dunia industri (penggunaan teknologi yang tepat guna, jangan sekadar mengekor).
Lalu bagaimana dengan masalah-masalah lain? Kegiatan hacking/cracking/carding yang meresahkan, terlepas dari motivasi yang melatarbelakanginya, ketiga kegiatan itu tidak bisa disamaratakan. Masalahnya terletak pada mentalitas tadi, keinginan untuk memperkaya diri dengan cepat, atau menjadi terkenal dengan cepat, atau sekadar menebar teror. Kalau para pejabat melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme, apa yang bisa dilakukan opreker kere, ya tiga hal di atas tadi. Toh, yang punya server-server bagus atau kartu kredit itu pasti orang kaya, dan tinggalnya di luar negeri, jadi mereka malah bisa berdalih atas nama patriotisme, mbelll....Patriotisme sebenarmya baru akan terlihat dengan cara menunjukkan bahwa dunia teknologi informasi kita tidak harus bergantung pada luar negeri. Bikin distro Linux sendiri, bikin aplikasi office yang ada pengecek ejaan bahasa Indonesianya, atau software pendidikan dan produktivitas lain yang berguna bagi orang banyak, itulah patriotisme.
Masalah lainnya, pemerintah kita sepertinya tidak total dalam mengurusi masalah ini. Di satu sisi, ada projek BPPT untuk membuat sistem operasi nasional (WinBI/SoftwareRI), di sisi lain, perundang-undangan cyberlaw tertunda-tunda, tarif telekomunikasi terus naik, para operator VoIP dan wireless LAN ditangkapi, dan kompetisi di bidang telekomunikasi nampaknya akan mati sebelum dilahirkan. Belum lama ini, DPR mengkhawatirkan Indosat yang dibeli perusahaan asal Singapura (STT...tanpa Telkom), karena konon takut disadap. Nyatanya, dirut Indosat sendiri ngomong bahwa Dephan sama sekali tidak memakai satelit Palapa milik Satelindo (yang 100% sahamnya dikuasai Indosat). Mengapa mereka tidak mengurusi saja UU cyberlaw atau memikirkan cara menurunkan tarif telekomunikasi yang terus melambung? Ketakutan yang sama terjadi saat Divre V Telkom akan dibeli Indosat (tukar guling dengan Telkomsel), dengan alasan Indosat akan dijual ke pihak asing. Mbelll....cuma menunggu waktu sebelum Telkom mengalami nasib yang sama. Satu-satunya dampak yang terjadi hanyalah kelambatan Indosat masuk ke bisnis fixed line karena seharusnya entry point mereka di wilayah Divre V digagalkan, entah dengan sengaja oleh Telkom atau sebab lain yang lebih tidak masuk akal. Akibatnya, kompetisi di bidang telekomunikasi, khususnya fixed line, nampaknya cuma impian saja. Pihak asing tidak berani masuk karena bisnis seluler lebih menjanjikan, dan tidak ada perusahaan lain yang mempunyai pengalaman sebaik Telkom yang sudah memonopoli bisnis ini selama 30 tahun lebih.
Mengapa dibutuhkan kompetisi? Agar terjadi persaingan sehat dalam memuaskan konsumen, baik dengan pelayanan, harga yang pantas, maupun tenologi yang terunggul. Perhatikan bisnis seluler GSM, yang hanya butuh waktu kurang dari sepuluh tahun untuk melampaui pelanggan fixed line yang membutuhkan waktu 30 tahun lebih itu. Bisnis ini bahkan masih berkembang kala krisis menghantam mulai 1997. Kata kuncinya adalah persaingan sehat, dan itu mampu dilakukan. Sebenarnya masih ada kompetitor potensial untuk Telkom, yaitu PLN. Selama ini memang tidak disadari, bahwa PLN mempunyai basis jaringan kabel yang jauh mengungguli Telkom, dan mencakup seluruh Indonesia, dengan jumlah pelanggan lebih dari 50 juta. Teknologi terkini telah memungkinkan jaringan kabel listrik dijadikan sarana telekomunikasi, dengan investasi hanya sepertiga jaringan fixed line. Masalahnya, PLN belum mendapat lisensi sebagai penyelenggara jasa telekomunikasi telepon. Entah pihak PLN yang malas mengajukan, atau pemerintah yang cuek terhadap potensi ini. Kondisi idealnya, setiap pelanggan PLN dapat menginstalasi modem PLC (Power Line Communication) untuk dapat memanfaatkan jasa telekomunikasi telepon dan internet melalui jaringan PLN. Bayangkan betapa cepatnya penetrasi fixed line phone dengan cara demikian. Krisis PLN juga bisa teratasi dan bahkan bisa untung, berarti pemerintah tidak usah menyubsidi tarif listrik, masyarakat bisa lebih cepat mendapat sambungan telepon dan internet yang murah, dunia teknologi informasi Indonesia pun bisa terakselerasi. Masalahnya, selain lisensi, adalah kesiapan permodalan dan SDM yang mampu menangani dari PLN, juga budaya perusahaan yang selama ini terbiasa memonopoli bisnis listrik, memasuki kompetisi bidang telekomunikasi melawan operator yang lebih berpengalaman. 

Sumber : http://www.oocities.org


readmore »»  

Tips menghemat penggunaan baterai BlackBerry


Sejak diluncurkannya BlackBerry 7, sebagian besar penggunanya mengeluh akan baterainya yang sangat boros. Banyak faktor yang menyebabkan borosnya konsumsi baterai BlackBerry, mulai dari kapasitas baterai yang tidak sebanding dengan spesifikasi hardware, OS yang masih bermasalah dan buruknya kualitas jaringan seluler di Indonesia. Untuk menghadapi masalah tersebut, kami memiliki beberapa tips untuk menghemat baterai BlackBerry yang bisa Anda terapkan, semoga Anda menyukainya.
Gunakan mode 2G saja ketika tidak browsing/download
Jika dicek melalui BlackBerry Device Analyzer, fitur yang mengkonsumsi baterai paling banyak adalah mobile network atau jaringan operator karena menggunakan mode 3G. Untuk penggunaan BBM atau social networking, cukup gunakan 2G saja. Cara mengubahnya buka Options > Networks and Connections > Mobile Network, ubah Network mode menjadi 2G Only lalu Save.
NB: Cara ini hanya berlaku untuk BlackBerry GSM yang mendukung jaringan 3G.
Jika ada, gunakan wifi
Ternyata penggunaan jalur data melalui wifi lebih hemat ketimbang jalur data seluler, karena itu lebih baik gunakan wifi jika berada di lokasi yang mendapatkan sinyal wifi.
Ubah Backlight Brightness ke paling redup
Backlight layar BlackBerry sangat terang, memang bagus, tapi tidak bagus untuk baterai. Sebaiknya ubah Backlight Brightness ke paling redup, karena layar BlackBerry masih cukup terang jika diubah ke paling redup. Caranya buka Options > Display > Screen Display, ubah Backlight Brightness jadi 10 lalu Save.
NB: Tidak berlaku untuk pengguna anti gores tipe anti spy.
Matikan LED Coverage Indicator
LED Coverage Indicator cukup banyak memakan baterai, lampu LED akan berkedip secara terus menerus jika ada sinyal, lebih baik dimatikan saja. Caranya seperti cara ke-4, kemudian hapus contreng LED Coverage Indicator, lalu Save.
Matikan Bluetooth, NFC, GPS dan Wifi jika tidak digunakan
Bluetooth, NFC, GPS dan Wifi sebaiknya dimatikan jika tidak digunakan, karena keempat perangkat tadi terus memancarkan gelombang frekuensi secara berkala walaupun sedang tidak digunakan.
Tips di atas juga bisa diterapkan di OS 6, dan juga OS 5 namun caranya sedikit berbeda.

Sumber : duniati.com
readmore »»